Kamis,
Pakta Integritas Langkah Awal Perbaiki Karakter Siswa dan Guru
Senin, 02 April 2012 - 17:40:09 WIB



PADANG, SO--Komitmen pakta integritas harus segera di follow up dan diimplementasikan dalam kegiatan pensuksesan Ujian Nasional (UN). Berkomitmen melaksanakan UN secara jujur, objektif dan kredibel serta dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan dan perundangan yang berlaku. 

"Ini kita lakukan dalam rangka mewujudkan nilai-nilai karakter bangsa," ucapa Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno ketika memberikan sambutan dalam acara Penandatanganan Pakta Integritas Ujian Nasional antara Kepala Dinas Provinsi Sumatera Barat dengan seluruh Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota se-Sumatera Barat, hari ini. 

Dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Syamsulrizal, MM, Kakanwil Kemenag Sumbar, Wawako Bukitinggi serta seluruh Kepala sekolah se-Sumatera Barat, Gubernur Irwan Prayitno menyatakan, bahwa UN memang menjadi momok menakutkan bagi para siswa dan juga guru di setiap sekolah. 

Karena UN dianggap sebagai tolak ukur berhasilnya pendidikan seorang siswa dan kesuksesan guru dalam mendidik siswanya. Namun jika kita lihat dari sudut pandang yang lain, terkadang hal ini menjadi tidak adil bagi para siswa dan guru. 

Khususnya untuk guru, kegagalan para siswa dalam melaksanakan UN selalu ditimpakan kepada mereka, namun sebenarnya andil dan peran orangtua di rumah dalam mendorong siswa untuk lebih rajin dan serius belajar sangatlah vital dan ini yang terkadang luput dari pengamatan kita bersama. Jadi bisa dikatakan masalah yang menyebabkan kegagalan siswa dalam melaksanakan ujian bisa dikatakan kompleks dan banyak hal yang mempengaruhinya.

Lebih lanjut Gubernur mengatakan, UN sebenarnya tidak bisa dijadikan tolak ukur keberhasilan pendidikan seorang anak secara keseluruhan. Karena tujuan pendidikan sebenarnya adalah nilai-nilai akhlak dan karakter yang baik dari seorang anak. Karena hal tersebut menentukan keberhasilan seorang anak dimasa depannya.

Melalui Pakta Integritas ini, ajak Irwan Prayitno, marilah kita bersama-sama berkomitmen melaksanakan kegiatan UN secara bersih, kredibel dan bisa dipertanggungjawabkan. 

"Jangan takut untuk jujur, terima semua nilai dan hasil UN tersebut dengan baik. Jangan pernah memberikan bantuan yang bersifat ilegal bagi siswa. karena bagaimanapun setiap kegagalan dari siswa adalah point penting bagi para guru untuk memperbaiki kesalahan dan kegagalan mereka dalam mengajar dan sebagai bahan untuk perubahan yang lebih baik kedepannya", tegas Gubernur.

Dilaporkan : zarsyah

Share on:

A A A